Atlastock - Property Management dari Olx



Yap, gambar yang anda lihat diatas merupakan User Interface dari aplikasi Atlastock. Atlastock merupakan website management pemasaran property. Dari yang saya ketahui, Atlastock merupakan situs international yang memberikan layanan management property bagi website-website penjual property.

Di Indonesia sendiri, Atlastock digunakan pada layanan penjualan barang Olx. Sejatinya, Olx merupakan layanan penjualan barang atau jasa periklanan barang ataupun jasa. Jadi, di Olx kita dapat mengiklankan barang yang ingin dijual ataupun menawarkan jasa bahkan membuka lowongan pekerjaan.

Nah, dikarenakan Olx memiliki layanan multifungsi dalam memberikan layanan periklanan, Olx sepertinya tidak mampu memberikan seluruh fasilitas bagi para penjual property atau agent property. Untuk itu, Olx menggunakan Atlastock sebagai sarana management pemasaran property.

Di atlastock, konten atau management produk yang dapat kita lihat hanya properti. berbeda dengan di olx yang campur aduk antara motor, lowongan kerja, property, dan lain-lain. Atlastock hanya menyediakan jasa pelayanan periklanan property.

Keuntungannya, dengan menggunakan Atlastock, pengguna (user) dalam menampilkan property yang diposting dapat ditampilkan di dua portal sekaligus. Yaitu website olx.co.id dan website storia.id. Tidak hanya itu, jika di Olx user hanya diberikan batas iklan property sebanyak 1 sampai 5 iklan, di Atlastock user dapat menampilkan berapapun iklan yang user inginkan.

Tentu dengan fasilitas premium tersebut, akun Atlastock tidak diberikan secara gratis. Cukup dengan biaya 499 ribu, user dapat menikmati unlimited iklan di olx dan storia dalam jangka waktu satu tahun.

Sayangnya, untuk Atlastock Indonesia yang dilaksanakan oleh Olx masih sangat banyak kendalanya. Seperti belum tersedianya aplikasi smartphone Atlastock Indonesia. Gambar diatas itu sepertinya aplikasi Atlastock luar negeri. Atlastock sendiri tersedia di beberapa negara selain di Indonesia. Sama seperti Olx, yang tiap-tiap negara memiliki User Interaface  yang ga sama. Atlastock juga berbeda di setiap negaranya.

Selain itu, web interfacenya juga masih banyak bug dan belum semua fitur pada web interfacenya berfungsi dengan baik.

Selain Atlastock, website property management & marketing yang lebih dahulu lahir di Indonesia adalah Urbanindo, Rumahdijual, Rumah123, Rumah.com, dan banyak portal-portal lainnya. Hampir seluruh portal pernah saya coba. Untuk saat ini, Atlastock atau Olx masih yang terbaik dalam menjaring calon pembeli, namun rumah123 dan rumah.com biasanya memberikan calon pembeli yang lebih prospek (bisa dibilang calon pembeli yang udah ke filter) dibanding Olx. Sedangkan Urbanindo dan rumahdijual masih tergolong sedikit dalam memberikan kontribusi calon pembeli property.

Namun perlu diketahui, rumahdijual.com menjadi juara kalo soal searching property via Google, terutama pencarian dengan menggunakan bahasa Indonesia. Sedangkan lamudi, juara kalo soal searching property berbahasa inggris via Google.

Sekian. Semoga bermanfaat. 

1 Comments

  1. posting-an yang bermanfaat. khususnya bagi saya yg sedang belajar mjd sales lepas properti. terima kasih banyak atas share ilmunya 🙏

    ReplyDelete